Vietnam : Asia’s Next Tiger
Artikel ini gw kutip dr buletin on-line kantor :
Vietnam telah tumbuh menjadi menjadi kekuatan raksasa baru. Negeri berpenduduk sekitar 84 juta jiwa saat ini telah menjadi Negara dengan pertumbuhan ekonomi yang tercepat kedua setelah China.Gross Domestic Product (GDP) tumbuh 8.4% tahun lalu dan diharapkan tum buh 8.2% tahun ini. Credit Suisse (salah satu Investment Banking) memperkirakan ekonomi Vietnam akan tumbuh 9.4% tahun depan. Apa yang menjadi pemicu pertumbuhan tersebut adalah sebuah kombinasi dari percepatan Foreign Direct Investment (FDI), pengembangan infrastruktur, peningkatan export dan naiknya daya konsumsi masyarakat.
Nilai export tumbuh 22% menjadi US$32 Milyar tahun lalu dan akan tumbuh berikutnya diantara 20% - 30%. Naiknya harga minyak mentah dan meningkatnya harga komoditas seperti kopi, tekstil, garment, sepatu menjadi faktor yang cukup mengangkat pertumbuhan Negara tersebut. Saat ini investasi komponen elektronik, semikonduktor, consumer electronics, spare part otomotif telah menjadi pilihan bagi Negara-negara dikawasan asia pasifik yang akan berinvestasi secara langsung di Vietnam, seperti : Korea Selatan, Taiwan, Hong Kong, Jepang dan Malaysia.
Bagaimana dengan sektor telekomunikasi di Vietnam ?. Saat ini teledensitas di Vietnam 7.5% untuk fixed lines dan 10.8% untuk selular dengan jumlah pelanggan 10.6 juta satuan sambungan seluler. Operator dominan adalah Vietnam Posts and Telecommunications (VNPT) dengan kepemilikan saham pemerintah 100%. Vinaphone dan MobiFone adalah anak perusahaan VNPT dibidang seluler dengan kepemilikan pelanggan 4 juta pelanggan, 37.7% market share dan 3.8 juta pelanggan, 35.8% market share secara berurutan. Berikutnya ada operator Viettel (dibawah pengelolaan Departemen Pertahanan) yang bergerak di bisnis seluler dan telepon lokal, S-Fone (join venture antara Saigon Postel dengan konsorsium SK Telecom, LG Electronics dan Dong Ah Telecom). Terakhir ada EVN Telecom yang milik dari Electricity of Vietnam dengan lini usahanya pada local, long distance, IDD, data dan internet serta mobile services.
Saat ini beberapa operator tersebut sedang mempersiapkan program privatisasi untuk kepentingan capital raising guna meningkatkan rasio pertumbuhan mobile penetrasi fixed lines. Vinaphone akan melakukan public listing di Vietnam Stock Exchange pada tahun 2008 sedangkan MobiFone direncanakan program privatisasinya akan berlangsung di akhir tahun 2006 ini. Menyusul selanjutnya Viettel akan melaksanakan program privatisasi untuk capital raising pada tahun 2007.